Bandung Tempo Doeloe

Di Malaysia atau Singapura hari ini, nama “Bandung” memunculkan kenangan dari kegiatan shopping akhir pekan panjang. Kota ini adalah rumah bagi toko-toko outlet yang tak terhitung jumlahnya, mall dan toko-toko. Tapi kota itu tidak dibangun di atas sebuah kerajaan mal dan toko-toko.

bekas Hindia Belanda, arsitek Belanda dan Indonesia mulai bekerja mengubah kota. Ketinggian aktivitas mereka berlangsung antara tahun 1900 dan 1940. Dengan pohon-pohon jalan, banyak taman, dan jalan-jalan elegan, Bandung diberi julukan “The Paris of Java.” Menurut US kelahiran Frances B. Affandy, mantan direktur eksekutif dari Bandung Heritage Society, kota ini memiliki sekitar 500 bangunan Art Deco, seorang tokoh luar biasa untuk metropolis apapun.

#Bandung #travelguide #funfacts

[symple_button url=”dirgantaracarrental.com/id/” color=”blue” size=”large” border_radius=”3px” target=”self” rel=”” icon_left=”” icon_right=””]Book Now[/symple_button]

Related Post

Bukit Moko, Hadirkan Panorama Menawan di Cimenyan

Bukit Moko. Anda sudah bosan dengan suasana perkotaan dan ingin menikmati udara segar alami? Datang saja ke Bukit Moko

Continue Reading

Cidurian Waterfront, Spot Selfie Baru di Bandung

Obyek wisata di Bandung memang tidak ada habisnya. Setiap waktunya, selalu saja bermunculan destinasi wisata baru yang apik dan

Continue Reading

Berwisata Astronomi di Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha. Bandung memang memiliki beragam jenis wisata untuk para wisatawan yang datang. Salah satu wisata unik yang bisa

Continue Reading